^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2019-03-12 09:15:31 - Prodi PGMI Kembali Gelar Perlombaan Mading 3 Dimensi Antar SLTA Se-Priangan Timur <0> 2019-03-11 08:17:05 - Prodi dan Himpunan Mahasiswa PIAUD IAID Ciamis Gelar Workshop ALPIANI <0> 2019-03-05 08:59:28 - SELAMAT! PRODI PAI IAID TERAKREDITASI <0> 2019-03-05 08:57:24 - PRODI PAI IAID TERAKREDITASI "A" <0> 2019-02-07 12:38:56 - Pembukaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Tarbiyah <0>
 

BERITA FOTO

2019-03-14 : Mahasiswa Fakultas Syari`ah Merayakan Kelulusan

Mahasiswi Fakultas Syari`ah Merayakan Kelulusan

2019-03-12 : Workshop ALPIANI

Ketua Prodi dan Narasumber

Anda berada di: Depan > SELAMAT PRODI PAI IAID TERAKREDITASI A
SELAMAT! PRODI PAI IAID TERAKREDITASI
Diposting pada: 2019-03-05 08:59:28 | Hits : 176 | Kategori: Internal
 

Gambar mungkin berisi: teks

Akreditasi Program Studi yang dilakukan oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) merupakan salah satu penjaminan mutu yang dilakukan oleh pihak ekternal.

Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) setelah melakukan persiapan Reakreditasi yang cukup lama, akhirnya pada tanggal 17-19 Februari 2019 dilakukan Asesmen Lapangan oleh BAN-PT dengan Assesor yang ditugaskan Prof. Dr. H. Bahaking Rama, M.S. dari Universitas Alaudin Makassar, dan Prof. Dr. Tobroni, M.Si. dari Universitas Muhammadiyah Malang.

Berdasarkan keputusan BAN-PT No.: 310/SK/BAN-PT/Akred/S/III/2019 menyatakan bahwa Program Studi Pendidikan Agama Islam pada Program Sarjana Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis Jawa Barat terakreditasi dengan Peringkat "A"

Bagi Alumni yang membutuhkan SK dan Sertifikat dapat diunduh di SINI

 

 

Posting Lainnya:

KOMENTAR

« Kembali

MUTIARA HADIST
Sedekah Paling Besar Pahalanya :
Dari Abu Hurairah R.a. Berkata: Seseorang Datang Kepada Rasulullah Saw Lalu Bertanya, "Ya Rasulullah, Sedekah Manakah Yang Lebih Besar Pahalanya? Rasulullah Saw Menjawab, "Bersedekah Dalam Keadaan Sehat Sedang Engkau Amat Sayang Kepada Harta Tersebut, Takut Miskin Dan Mengharapkan Kekayaan. Oleh Sebab Itu Jangan Menunda-nunda Sehingga Apabila Ruh (nyawa) Sudah Sampai Di Tenggorokan (hampir Mati) Lalu Engkau Berwasiat Untuk Si Fulan Sekian, Untuk Si Fulan Sekian.