^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2020-10-19 07:34:14 - Hasil Seleksi Calon Mahasiswa Pascasarjana IAID yang Dinyatakan Lulus Tahun 2020 <0> 2020-10-14 10:12:08 - Tes Seleksi Calon Mahasiswa Baru Program Pascasarjana <0> 2020-08-26 11:56:12 - Seleksi Masuk Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2020/2021 Gelombang 2 <0> 2020-07-29 16:56:08 - Seleksi Masuk Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2020/2021 Gelombang 1 <0> 2020-06-28 21:53:55 - Kelulusan PMDK Tahun 2020 <0>
 

BERITA FOTO

2019-11-20 : Peringkat Terbaik I Se Wilayah II Jawa Barat dan Banten

Peringkat Terbaik I Se Wilayah II Jawa Barat dan Banten

Anda berada di: Depan > WORKSHOP METODE MENDONGENG DAN MENULIS BUKU BACAAN ANAK USIA DINI SE PRIANGAN TIMUR
Workshop Metode Mendongeng Dan Menulis Buku Bacaan Anak Usia Dini Se-Priangan Timur
Diposting pada: 2017-03-04 12:45:14 | Hits : 1055
 

Agenda Workshop : Hari/Tanggal : Sabtu/ 18 Maret 2017

Materi Workshop :

1. Prospek Penulisan metode mendongeng dan buku bacaan dan aktivitas anak

2. Metode mendongeng untuk Anak Usia Dini

3. Metode Menulis Dongeng Anak Usia Dini

4. Metode Menulis Permainan Anak Usia Dini

5. Metode Menulis Aktivitas Anak

6. Cara Menulis dan menyususn buku metode mendongeng dan menulis bacaan Anak

7. Mempublikasikan karya tulis bacaan anak karya Mahasiswa dan Guru ke penerbit

 

Tempat Pendaftaran :

Prodi PIAUD IAID Ciamis:

Cp: Anggun: 083827710234 (WA),

      Soni     : 085793379200 (WA)

 

Posting Lainnya:

« Kembali

MUTIARA HADIST
Para Dukun Mendapat Informasi Dari Jin :
"Telah Mengabarkan Kepada Kami Ali Bin Abdillah Dari Hisyam Bin Yusuf Dari Ma'mar Dari Az-Zuhri Dari Urwah Bin Zubeir Dari Aisyah R.a. Berkata, "Orang-orang Bertanya Kepada Rasulullah SAW Tentang Para Dukun," Beliau Bersabda, "Tidak Ada Apa-apanya." Para Sahabat Bertanya, "Wahai Rasulullah, Mereka Kadang-kadang Bisa Menceritakan Sesuatu Yang Benar Kepada Kami. Maka Rasulullah SAW Bersabda, "Kalimat Tersebut Berasal Dari Kebenaran Yang Dicuri Oleh Jin, Kemudian Dibisikkan Ke Telinga Para Walinya (dukun). Maka Para Dukun Tersebut Mencampurkan Kalimat Yang Benar Tersebut Dengan Seratus Kedustaan."