TIM BOLA VOLI IAID TUNDUKAN TIM STIKES BP BANJAR DALAM LAGA PERSAHABATAN

Jum’at sore (8/4) BEM IAID kedatangan tamu dari Tim Bola Voli STIKES Bina Putera Banjar  yang datang bersama jajaran pengurus BEM kampus tersebut yang memang sebelumnya sudah diagendakan akan melakoni laga persahabatan di Lapangan MAN Darussalam. Keenaman yang akan berlaga merupakan tim putera dan puterinya, juga tentunya akan di jamu oleh satu paket tim dari IAID. Kontingen STIKES Bina Putera Banjar transit di Fakultas Syari’ah dan langsung sambut oleh Ketua Prodi Ahwal As-Syakhsiyah yakni Bapak H. Rudi Gandana, M.Ag yang mewakili unsur Pimpinan IAID.

Pertandingan dimulai setelah shalat Ashar diawali oleh tim puteri. Tim dari IAID bermain agak kurang meyakinkan di set pertama, namun tim yang bermaterikan pemain hasil seleksi pasca pelaksanaan Porsema ini bermain cemerlang di set kedua dan ketiga hingga akhirnya membalikkan keadaan dan menang 2-1.

Di pertandingan putera, belajar dari pertandingan sebelumnya, kali ini tim IAID bermain lebih impresif, meskipun kejar mengejar angka terjadi dengan alot sejak set pertama, namun tim keenaman IAID di set pertama dan kedua berhasil menang. Di set yang ketiga, rupanya ketidakhadiran pengatur serangan Aos Mubarok yang dibangku cadangkan membuat tim putera IAID kehilangan poin cukup telak dan kalah di set tersebut. Di set terakhir, keenaman kebanggaan kita tampil full team dengan materi pemain the dream team sama halnya dengan materi pemain tim puteri yakni hasil seleksi pemain yang dianggap potensial, akhirnya merebut set terakhir dan menyudahi pertandingan dengan skor 3-1. (Fajar Fanji Gumilar)

KOMENTAR

Apakah Ini Sering Terjadi Pada Anda?

Dari Abu Hurairah R.a. Berkata: Rasulullah Saw Bersabda, "Apabila Telah Diserukan Adzan Untuk Shalat Maka Berlari Mundurlah Setan Sambil Terkentut-kentut, Hingga Tidak Terdengar Olehnya Suara Adzan Itu. Apabila Adzan Telah Selesai, Ia Pun Datang Kembali. Kemudian Ia Mengganggu Hati Orang Yang Shalat, Seraya Berkata, 'Ingatlah Ini Dan Ingatlah Itu.' Padahal Yang Demikian Itu Tidak Pernah Diingatnya Sebelum Shalat. Sehingga Orang Yang Shalat Itu Tidak Tahu Lagi, Sudah Berapa Rakaatkah Shalat Yang Dikerjakannya Itu."

TOP