^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2020-10-19 07:34:14 - Hasil Seleksi Calon Mahasiswa Pascasarjana IAID yang Dinyatakan Lulus Tahun 2020 <0> 2020-10-14 10:12:08 - Tes Seleksi Calon Mahasiswa Baru Program Pascasarjana <0> 2020-08-26 11:56:12 - Seleksi Masuk Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2020/2021 Gelombang 2 <0> 2020-07-29 16:56:08 - Seleksi Masuk Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2020/2021 Gelombang 1 <0> 2020-06-28 21:53:55 - Kelulusan PMDK Tahun 2020 <0>
 

BERITA FOTO

2019-11-20 : Peringkat Terbaik I Se Wilayah II Jawa Barat dan Banten

Peringkat Terbaik I Se Wilayah II Jawa Barat dan Banten

Anda berada di: Depan > TATA CARA HEREGISTRASI ONLINE
Tata Cara Registrasi Dan Heregistrasi Online
Diposting pada: 2014-04-01 13:42:44 | Hits : 4719
 

         REGISTRASI

  1. Masuk ke https://iaid.ac.id
  2. Klik menu PMB Online/Registrasi atau masuk ke alamat web : http://reg.iaid.ac.id
  3. Klik ENTER
  4. Masukan data di menu DATA DIRI, AKADEMIK, KELUARGA, dan LAIN-LAIN
  5. Ikuti petunjuk selanjutnya
  6. Tuliskan teks yang tertera di layar sesuai petunjuk
  7. Klik CLEAR jika ada pembatalan data
  8. Klik SAVE jika data sudah benar dan lengkap

 

        HEREGISTRASI

  1. Masuk ke https://iaid.ac.id
  2. Klik PMB Online/Heregistrasi atau masuk ke alamat web : https://student.iaid.ac.id
  3. Klik SIGNUP
  4. Isi Pendaftaran
  5. Masukan NPM
  6. Masukan Password (Dibuat Sendiri)
  7. Password dikonfirmasi
  8. Isi Tanggal lahir sesuai dengan ijazah
  9. Tuliskan teks yang tertera di layar sesuai petunjuk
  10. Klik SAVE
  11. Ikuti petunjuk selanjutnya
  12. Mulai LOGIN
  13. Isi User Id dengan NPM
  14. Isi password sesuai dengan yang  telah dibuat
  15. Klik ENTER
  16. Klik EDIT jika ada perubahan data
  17. Klik SAVE jika data sudah benar dan lengkap
  18. Klik LOGOUT dan selesai

 

Posting Lainnya:

« Kembali

MUTIARA HADIST
Menikahlah Dengan Lurus Sahabatku :) :
Rasulullah SAW Bersabda, "Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Karena Kedudukannya, Maka Allah Tidak Akan Menambahkan Baginya Kecuali Kehinaan. Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Karena Kekayaannya, Maka Allah Tidak Akan Menambahkan Baginya Kecuali Kefakiran." Beliau Melanjutkan, "Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Karena Kemuliaan Nasabnya, Maka Allah Tidak Akan Menambahkan Baginya Kecuali Kerendahan. Dan, Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Dan Ia Tidak Menginginkan Kecuali Supaya Dapat Menundukkan Pandangan Dan Menjaga Kemaluannya Atau Menyambung Tali Silaturahim, Maka Allah Akan Memberkahi Mereka Berdua."