^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2019-03-12 09:15:31 - Prodi PGMI Kembali Gelar Perlombaan Mading 3 Dimensi Antar SLTA Se-Priangan Timur <0> 2019-03-11 08:17:05 - Prodi dan Himpunan Mahasiswa PIAUD IAID Ciamis Gelar Workshop ALPIANI <0> 2019-03-05 08:59:28 - SELAMAT! PRODI PAI IAID TERAKREDITASI <0> 2019-03-05 08:57:24 - PRODI PAI IAID TERAKREDITASI "A" <0> 2019-02-07 12:38:56 - Pembukaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Fakultas Tarbiyah <0>
 

BERITA FOTO

2019-03-14 : Mahasiswa Fakultas Syari`ah Merayakan Kelulusan

Mahasiswi Fakultas Syari`ah Merayakan Kelulusan

2019-03-12 : Workshop ALPIANI

Ketua Prodi dan Narasumber

Anda berada di: Depan > AKADEMIK > SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL
SPMI | Sistem Penjaminan Mutu Internal
Diposting pada: 2018-04-27 09:00:46 | Hits : 1007
 

Dokumen-Dokumen Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)
Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis Jawa Barat

1. Kebijakan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) IAID-Ciamis [unduh]

2. Manual  Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) IAID-Ciamis [unduh]

3. Standar Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) IAID-Ciamis [unduh]

4. Prosedur Mutu dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal IAID-Ciamis (SPMI) [unduh]

5. Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) IAID-Ciamis [unduh]

6. Pedoman Audit Mutu Internal (AMI) IAID-Ciamis [unduh]

7. Daftar Formulir Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) IAID-Ciamis [unduh

 

 


 

Dokumen Laporan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI-IAID)

 

1. Laporan Monitoring dan Evaluasi Hasil Penjaminan Mutu Internal tahun 2017 (unduh)

2. Laporan Hasil Sosialisasi Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran IAID (unduh)

3. Laporan Hasil Survei Kepuasan Mahasiswa terhadap Layanan Akademik dan Non-Akademik (unduh)

4. Laporan Hasil Survei Pelacakan Alumni (unduh)

5. Laporan Hasil Tracer Study Pengguna Alumni IAID (unduh)

 

 

 

 

Posting Lainnya:

« Kembali

MUTIARA HADIST
Menikahlah Dengan Lurus Sahabatku :) :
Rasulullah SAW Bersabda, "Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Karena Kedudukannya, Maka Allah Tidak Akan Menambahkan Baginya Kecuali Kehinaan. Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Karena Kekayaannya, Maka Allah Tidak Akan Menambahkan Baginya Kecuali Kefakiran." Beliau Melanjutkan, "Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Karena Kemuliaan Nasabnya, Maka Allah Tidak Akan Menambahkan Baginya Kecuali Kerendahan. Dan, Barang Siapa Yang Menikahi Seorang Wanita Dan Ia Tidak Menginginkan Kecuali Supaya Dapat Menundukkan Pandangan Dan Menjaga Kemaluannya Atau Menyambung Tali Silaturahim, Maka Allah Akan Memberkahi Mereka Berdua."