^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2020-08-26 11:56:12 - Seleksi Masuk Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2020/2021 Gelombang 2 <0> 2020-07-29 16:56:08 - Seleksi Masuk Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2020/2021 Gelombang 1 <0> 2020-06-28 21:53:55 - Kelulusan PMDK Tahun 2020 <0> 2020-05-20 11:40:18 - Webinar IAID Ciamis <0> 2020-03-29 19:09:53 - Surat Edaran Rektor <0>
 

BERITA FOTO

2019-11-20 : Peringkat Terbaik I Se Wilayah II Jawa Barat dan Banten

Peringkat Terbaik I Se Wilayah II Jawa Barat dan Banten

Anda berada di: Depan > SEMINAR BEDAH TAFSIR KARYA DRS. UU SUHENDAR M.AG
Seminar : Bedah Tafsir Karya Drs. UU Suhendar, M.Ag
Diposting pada: 2019-10-26 07:58:20 | Hits : 655 | Kategori: Internal
 

IAID, 25/10/2019. Program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) dan Himpunan Mahasiswa/i Program Studi IAT Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis melaksanakan kegiatan seminar (lokal), bedah Tafsir karya Drs. UU Suhendar, M.Ag. Kegiatan inti pada semianr ini adalah tentang “kasaluyuan surat, ayat jeung mufrodat Juz Amma jeung Al-Fatihah”. Kegiatan dilaksanakan di ruang Multimedia IAID yang di ikuti hampir seluruh mahasiswa/i Prodi IAT dan tamu undangan lainnya.

Kegiatan tersebut disambut antusias oleh para peserta dan dihadiri oleh Wakil Rektor IAID, Dr. H. Hasan Bisri, M.Ag., sekaligus membuka kegiatan dengan resmi.

Manfaat yang bisa didapatkan dari mempelajari ilmu tafsir di antaranya yaitu yang pertama mengetahui makna kata atau ayat dalam Al Quran, yang kedua adalah menjelaskan kandungan atau maksud dari makna tiap-tiap aya Al Quran. Manfaat yang ketiga adalah untuk menemukan hukum serta hikmah yang terkandung dalam Al Quran.

Selain itu agar semua tercantum di dalam Al Quran agar manusia bisa menjalani hidup sesuai dengan Al Quran. Sehingga mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat.

 

Posting Lainnya:

« Kembali

MUTIARA HADIST
Apakah Anda Bisa Seperti Ini? :
Dari Abu Hurairah R.a. Berkata: Rasulullah Saw Bersabda, "Ada Seseorang Yang Biasa Menghutangkan Kepada Orang-orang, Maka Jika Ia Menyuruh Menagih Kepada Pesuruhnya, Ia Selalu Berpesan, 'Jika Kamu Mendapati Orang Itu Masih Belum Dapat Membayar, Maka Maafkanlah Dia, Semoga Allah Memaafkan Kami Kelak.' Maka Ketika Ia Berhadapan Dengan Allah, Allah Memaafkannya."