^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2019-09-06 09:38:00 - IAID Ciamis Gelar TAMADA Tahun 2019 <0> 2019-08-27 14:06:38 - Seleksi Masuk Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2019/2020 Gelombang 2 <0> 2019-08-25 10:43:54 - Sosialisasi dan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Model Pembelajaran RADEC dalam Mendukung Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 <0> 2019-07-23 17:03:29 - Seleksi Masuk Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2019/2020 Gelombang 1 <0> 2019-06-24 08:22:39 - Hasil Seleksi Masuk Program Sarjana (S1) Jalur PMDK 2019/2020 <0>
 

BERITA FOTO

2019-09-06 : TAMADA 2019

TAMADA 2019

2019-08-26 : Seleksi Masuk Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2019/2020 Gelombang 2

Seleksi Masuk Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2019/2020 Gelombang 2

2019-08-26 : Sosialisasi dan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Model Pembelajaran RADEC dalam Mendukung Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0

Sosialisasi dan Workshop Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Model Pembelajaran RADEC dalam Mendukung Revolusi Industri 4.0

Anda berada di: Depan > TEORI DIALOGISME BAKHTIN DAN KONSEP KONSEP METODOLOGISNYA
Teori Dialogisme Bakhtin Dan Konsep-Konsep Metodologisnya
Diposting pada: 2017-10-20 13:42:04 | Hits : 772 | Kategori: Pendidikan
 

Oleh : Dr. H. Fadlil Munawwar Manshur, M.S.

This paper discusses the theory advanced by Bakhtin about dialogism and methodological concepts. This theory to formulate the concept of human existence on the other, which is based on the idea that humans judge him from the viewpoint of others. Humans understand the moments of consciousness and take it into account through the eyes of others. According to this theory, the essence of human life is a dialogue. The Method of heteroglossia talks about signs in the universe of individuals because of the word "heteros" means "other" or different, while "glossia" means the tongue or language. In this method mentioned that people are saying needs to be heard, and the author also has the same rights that words need to be heard. A word is born from dialogue to address the problems of life. On the other hand, Bakhtin sees carnival method has spawned a new literary genre, the polyphonic novel. The polyphonic novel is a novel that is characterized by a plurality of voice or consciousness, and the voices or the overall awareness dialogical. Polyphonic essentially a "new theory of authorial viewpoint". Polyphonic appear in fiction when the position of the author freely allowed to interact with the characters. The characters in the novel are freely polyphonic appear to argue with each other and even with the author.

Full Text:

PDF

 

Posting Lainnya:

« Kembali

MUTIARA HADIST
Jadilah Pemimpin Bukan Penguasa :
Dari Ibnu Umar R.a. Berkata: Rasulullah Saw Bersabda, "Kamu Sekalian Adalah Pemimpin Dan Kamu Akan Ditanya Mengenai Kepemimpinanmu. Imam (Penguasa) Adalah Pemimpin Dan Akan Ditanya Mengenai Kepemimpinannya. Seorang Laki-laki Adalah Pemimpin Keluarganya Dan Bertanggung Jawab Mengenai Kepemimpinannya. Istri Adalah Pemimpin Rumah Tangga Suaminya Dan Bertanggung Jawab Atas Kepemimpinannya. Pelayan (buruh) Adalah Pemeliharaharta Majikannya Dan Akan Ditanya Mengenai Pemeliharaannya. Maka Kamu Sekalian Adalah Pemimpin Dan Masing-masing Bertanggung Jawab Atas Kepemimpinannya."