^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2021-07-22 09:50:31 - SELAMAT! PRODI PGMI IAID TERAKREDITASI <0> 2020-12-27 14:02:31 - Wisuda Drive Thru 2020, IAID Luluskan 333 Wisudawan Terbaik <0> 2020-10-19 07:34:14 - Hasil Seleksi Calon Mahasiswa Pascasarjana IAID yang Dinyatakan Lulus Tahun 2020 <0> 2020-10-14 10:12:08 - Tes Seleksi Calon Mahasiswa Baru Program Pascasarjana <0> 2020-08-26 11:56:12 - Seleksi Masuk Program Sarjana (S1) Tahun Akademik 2020/2021 Gelombang 2 <0>
 

BERITA FOTO

2021-08-24 : Juara 1 Lomba video Kreatif Nasional

Juara 1 Lomba video Kreatif Nasional

2020-12-03 : Terbaik 1 Se-Jawa Barat Tahun 2020

Sertifikasi Dosen Terbanyak Peringkat 2

Anda berada di: Depan > PSP
PSP
Diposting pada: 2014-03-25 15:31:05 | Hits : 4246
 

Pusat Studi Perempuan (PSP) merupakan lembaga pengkajian keperempuanan yang berbasis Pondok Pesantren di lingkungan Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Ciamis.
Pusat Studi Perempuan (PSP) IAID Ciamis berupaya untuk mengembangkan konsep keperempuanan dalam perspektif Islam, memberikan khazanah baru terhadap pandangan feminisme dan faham sejenisnya agar sejalan dengan Islam, memberikan perlindungan, advokasi dan pemihakan terhadap perempuan yang menjdi korban eksploitasi dan kekerasan dalam segala bentuk.
Kegiatan Pusat Studi Perempuan (PSP) IAID Ciamis adalah:
• Pengkajian tentang permasalahan perempuan dalam persfektif Islam.
• Mengembangkan konsep-konsep keperempuanan dalam perspektif Islam.
• Melaksanakan pelatihan dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas kaum perempuan dalam berbagai bidang.
• Melaksanakan konsultasi dan advokasi terkait perempuan dan segala bentuk permasalahannya.
• Melakukan pemberdayaan masyarakat yang berperspektif gender.

 

Posting Lainnya:

« Kembali

MUTIARA HADIST
Apakah Ini Sering Terjadi Pada Anda? :
Dari Abu Hurairah R.a. Berkata: Rasulullah Saw Bersabda, "Apabila Telah Diserukan Adzan Untuk Shalat Maka Berlari Mundurlah Setan Sambil Terkentut-kentut, Hingga Tidak Terdengar Olehnya Suara Adzan Itu. Apabila Adzan Telah Selesai, Ia Pun Datang Kembali. Kemudian Ia Mengganggu Hati Orang Yang Shalat, Seraya Berkata, 'Ingatlah Ini Dan Ingatlah Itu.' Padahal Yang Demikian Itu Tidak Pernah Diingatnya Sebelum Shalat. Sehingga Orang Yang Shalat Itu Tidak Tahu Lagi, Sudah Berapa Rakaatkah Shalat Yang Dikerjakannya Itu."