^ Ke Atas
 
HEADLINE:
2018-01-01 09:17:12 - IAID Kembali Luluskan 321 Wisudawan <0> 2017-11-09 12:27:28 - Seminar Ekonomi dan Bisnis Islam : Membangun Entrepreneur di Era Millenial <0> 2017-10-09 12:50:31 - Matrikulasi Program Pascasarjana IAID Ciamis <0> 2017-10-02 09:57:03 - Peletakan Batu Pertama MASKAMP IAID Ciamis <0> 2017-10-02 09:18:36 - Hasil Seleksi Mahasiswa Baru Program S2 PPs IAID Tahun 2017/2018 <0>
 

BERITA FOTO

2018-02-09 : Ani Nuraeni Juara I Mendongeng pada Acara Musyawarah Wilayah Ikatan Mahasiswa PGMI Indonesia se wilayah Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta

Ani Nuraeni Juara I Mendongeng pada Acara Musyawarah Wilayah Ikatan Mahasiswa PGMI Indonesia se wilayah Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta

2018-01-04 : Workshop Supervisi PIAUD

Workshop supervisi PAUD

2018-01-04 : Wisuda 2017

Foto2 bersama keluarga

Anda berada di: Depan > KJMK
Kantor Jaminan Mutu Dan Kemahasiswaan (KJMK)
Diposting pada: 2014-03-25 15:31:21 | Hits : 1420
 

Kantor Jaminan Mutu dan Kemahasiswaan (KJMK) Institut Agama Islam Darussalam (IAID), berfungsi menyelenggarakan penjaminan mutu terhadap semua Unit  di lingkungan Institut Agama Islam Darussalam (IAID). Kerja Kantor Jaminan Mutu dan Kemahasiswaan (KJMK) Institut Agama Islam Darussalam (IAID) menjadi salah satu bentuk pelaksanaan dari UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, PP No 19 pasal 91 tahun tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

Garis-garis Besar Program Kerja Kantor Jaminan Mutu dan Kemahasiswaan (KJMK) Institut Agama Islam Darussalam (IAID) adalah:

  • Menyusun program aksi untuk menjamin kualitas/mutu sistem pendidikan dan pembelajaran yang diselenggarakan pada setiap strata yang ada di IAID.
  • Menyelenggarakan kegiatan audit mutu akademik internal (AMAI) untuk setiap program studi S1 dan S2 secara periodik minimal satu kali dalam satu semester.
  • Memberi pertimbangan kepada Rektor dan Wakil Rektor III dan Wakil Rektor IV tentang penyempurnaan sistem pembelajaran, baik yang menyangkut materi atau substansi matakuliah maupun metode pembelajarannya.
  • Berkoordinasi dengan program studi-program studi untuk menyiapkan - dalam jangka panjang - instrumen akreditasi BAN-PT untuk setiap prodi agar IAID bisa tepat dalam menyerahkan borang-borang ke BAN-PT.
  • Mengembangkan potensi intelektual dan talenta mahasiswa S1 dan S2 untuk meraih kepemimpinan mahasiswa yang berkualitas.
  • Menyelenggarakan kegiatan success skills untuk para mahasiswa agar mereka dapat menyelesaikan studinya dengan tepat waktu.
  • Mengadakan bimbingan dan konseling kepada para mahasiswa agar studi mereka berjalan lancar dan sukses, mereka tidak mendapat hambatan dan rintangan yang berarti.
  • Apabila diminta, IAID memberikan bimbingan dan konseling terhadap sivitas akademika, baik  mahasiswa dan tenaga pendidik, maupun tenaga kependidikan dan tenaga pendukung.
  • Memberi bimbingan dan konseling kepada masyarakat atau pihak-pihak yang membutuhkan pelayanan jasa IAID.
  • Menyempurnakan Kode Etik Mahasiswa yang sudah ada disesuaikan dengan Khitthah Pesantren Darussalam agar para mahasiswa diarahkan merasa bangga sebagai santri-mahasiswa. Jadi, mereka tidak hanya sebagai mahasiswa semata, tetapi juga dalam diri mereka ada atribut sebagai santri Pesantren Darussalam.
  • Menyeleksi mahasiswa-mahasiswa yang layak mendapat beasiswa dari berbagai sumber pendanaan seseuai dengan status ekonomi mereka dan prestasi akademiknya.
  • Mengadakan pembinaan dan pencerahan kepada pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) agar mereka betul-betul bisa mengelola organisasinya dengan baik dan akuntabel, sehingga mereka suatu saat nanti bisa menjadi pemimpin masyarakat yang baik.
  • Mendorong para mahasiswa untuk menciptakan budaya membaca dan menulis sehingga mahasiswa-mahasiswa IAID bisa menulis di koran-koran, jurnal-jurnal, dan juga aktif dalam lomba-lomba menulis karya ilmiah untuk kalangan mahasiswa.
  • Membimbing organisasi-organisasi kemahasiswaan dalam menyusun program kerjanya sehingga tidak terkesan terlalu muluk-muluk tanpa ada dukungan dana yang tersedia. Prinsipnya, program kerja harus berorientasi pada anggaran yang tersedia.
  • Mengoordinasi kegiatan-kegiatan keilmuan dan kepemimpinan, serta mencari dan mengembangkan minat dan bakat mahasiswa dalam bidang kesenian dan olah raga.

 

Posting Lainnya:

« Kembali

MUTIARA HADIST
Muslim Yang Saling Membunuh :
Dari Abu Bakrah (Nufa'i) Bin Al Harits Ats Tsaqafy Berkata: Rasulullah Saw Bersabda, "Apabila Dua Orang Muslim Berhadapan Dengan Pedang Masing-masing Maka Pembunuh Dan Terbunuh Keduanya Sama-sama Masuk Neraka. Abu Bakrah Bertanya, "Ya Rasulullah, Yang Membunuh Jelas Masuk Neraka Tetapi Mengapa Yang Terbunuh Juga Demikian? Rasulullah Saw Menjawab, "Karena Ia Juga Memiliki Niat Sungguh-sungguh Akan Membunuh Lawannya."